Selasa, 28 Februari 2017

SEJARAH VESPA PS SERIES

 SEJARAH VESPA MASUK DI INDONESIA
VesmoX - Vespa masuk ke Indonesia sekitar enam puluh tahun silam (dah tua juga Lurr) tepatnya saat vespa pertama dihibahkan pada pasukan garuda di akhir tahun 50'an. Dalam waktu yang lama tersebut tentunya bayak variasi vespa yang hadir di Tanah Air. Mulai dari: VNB series, VBB series, VBA series, PX series, Smallframe Series dan PS Series, yang akan kita ulas kali ini.
PS series pertama kali diproduksi pada tahun 1978, PS Series ini merupakan hasil murni karya PT Dan Motor Indonesia yang menjadikan PT Dan Motor Indonesia sebagai top 5 produsen Vespa yang dinaungi oleh Piaggio License setelah negara Amerika, India dan Taiwan. Jadi Vespa Series PS termasuk jenis yang josss (handal Lurr) karena karya anak bangsa.
Desain yang unik, utamanya di bagian Bodi dan kaki-kaki, menjadikan PS series sebagai varian baru di zamannya, penciptaan desain yang unik tersebut bukan tanpa alasan, menurut beberapa sumber menyatakan: kalau PS Series sengaja diciptakan dan didesain untuk kaum hawa, akanya jangan heran kalo ada yang bilang Vespa PS Series dengan sebutan Vespa Banci.(Bukan orangnya Lurr tapi Vespanya)
Di bagian lampu-lampu (headlamp dan stoplamp) PS Series pertama mengaplikasikan lampu kotak yang sedikit berbeda bentuknya dengan varian seperti Vespa Super dan PX, pengaplikasian lampu kotak pada series ini bukan tanpa alasan; berdasarkan pengalaman dan survey vespa terdahulunya, kalau pada
Sejarah Vespa

Vesmox-Sejarah vespa dimulai dari jaman bahulak(jadul broo) tepatnya 1884. Perusahaan Piaggio didirikan di Genoa, Italia pada tahun 1884 oleh Rinaldo Piaggio. Bisnis Rinaldo dimulai peralatan kapal. Tapi di akhir abad, Piaggio juga memproduksi Rel Kereta, Gerbong Kereta, body Truck, Mesin dan Kereta api. Pada Perang Dunia I, perusahaannya memproduksi Pesawat Terbang dan Kapal Laut. Pada tahun 1917 Piaggio membeli pabrik baru di Pisa dan 4 tahun kemudian Rinaldo mengambil alih sebuah pabrik kecil di Pontedera di daerah Tuscany Italia. Pabrik di Pontedera inilah yang mana menjadi Pusat produksi pesawat terbang beserta komponen-komponennya (baling-baling, Mesin dan Pesawat) Selama Perang Dunia II, pabrik di Pontedera membuat P108 untuk mesin Pesawat dua penumpang dan Versi Pembom.